LUAS BANGUN DATAR TIDAK BERATURAN
LEMBAR KERJA SISWAI. Tujuan
• Menghitung luas bangun datar yang tidak beraturan dengan menerapkan prinsip geometri.II. Landasan Teori
Luas suatu bangun adalah banyaknya satuan luas yang dapat digunakan untuk menutupi secara rapat (tanpa bertumpuk) bangun tersebut. Luas bangun datar terbagi menjadi dua yaitu, luas bangun datar beraturan dan tak beraturan. Luas bangun datar tak beraturan merupakan bangun-bangun datar yang tak dapat dihitung secara langsung menggunakan rumus luas daerah beraturan. Contoh bangun-bangun datar yang tidak beraturan yaitu : seperti daun, batang pohon, penghapus, genangan air, telapak tangan dan lainnya. Mengukur luas permukaan benda tak beraturan dapat dilakukan dengan menggunakan alat ukur tidak baku. Alat ukur tidak baku merupakan alat ukur yang tidak mempunyai kepastian ukuran, contohnya dengan satuan petak.III. Alat dan Bahan
1. Stropom2. Benang / Tali
3. Tusuk Sate
4. Daun Pisang / Talas
5. Penggaris
6. Gunting
7. Pushpin
IV. Cara Kerja
a. Pengukuran luas daun pisang / talas
1. Ambil satu lembar daun pisang / talas.2. Siapkan stropoam yang telah disediakan.
3. Letakkan daun pisang / talas diatas stropoam.
4. Ukurlah panjang sisi-sisi stropoam, kemudian bagi menjadi beberapa bagian dengan ukuran yang sama antara panjang dan lebarnya, dan jangan lupa untuk memberi tanda.
5. Tancapkan pushpin pada bagian yang telah ditandai, bentangkan tali antara pushpin yang satu ke pushpin yang lainnya dengan sejajar.
6. Hitunglah petak yang menutupi daun tersebut.
Untuk petak yang tidak utuh, jika petak yang menutupi bangun lebih dari setengahnya, maka petak tersebut dihitung satu petak.
b. Pengukuran luas genangan air
1. Cari genangan air dilingkungan sekitar2. Ambil 4 buah tusuk sate yang telah disediakan
3. Buatlah persegi disekitar genangan air menggunakan pita dengan menancapkan tusuk sate.
4. Ukur panjang sisi-sisi persegi tersebut.
5. Buatlah petak-petak persegi dengan ukuran dan jarak yang sama menggunakan pita dan tusuk sate 6. Hitunglah petak yang menutupi genangan air tersebut.
Untuk petak yang tidak utuh, jika petak yang menutupi bangun lebih dari setengahnya, maka petak tersebut dihitung satu petak.
V. Hasil Pengamatan
Luas benda tak beraturan ( satuan petak )1. Daun pisang / talas
2. Genangan air







